Empat Manfaat Jaringan Sosial Perusahaan dan Lima Cara Utama untuk Mulai Menggunakannya

Karyawan melakukan bisnis di perangkat bergerak. Kantor perusahaan tersebar di seluruh dunia. Pekerjaan tidak terstruktur jauh lebih banyak dibandingkan sebelumnya.
Tidak diragukan lagi bahwa cakupan dan kecepatan bisnis telah berubah secara signifikan. Agar dapat mengikuti perkembangan, organisasi harus menerapkan cara baru untuk memanfaatkan gagasan karyawan serta terhubung dengan pelanggan, mitra, dan vendor. Jaringan sosial perusahaan adalah platform untuk melakukannya.
Riset Microsoft terbaru menunjukkan bahwa banyak perusahaan yang tidak memahami manfaat bisnis alat bantu jaringan sosial atau cara memulainya. Untuk selengkapnya, lihat slide berikut ini.
110
Dalam survei Microsoft, 51% responden berkata bahwa mereka ingin lebih terlibat dalam pembuatan keputusan oleh perusahaan untuk menambah alat bantu dan teknologi. Karyawan ingin merasa bahwa pendapat mereka dipertimbangkan, pekerjaan mereka dihargai, dan mereka dapat berkontribusi pada keberhasilan perusahaan. Jaringan sosial perusahaan dapat meningkatkan keterlibatan karyawan dengan menyederhanakan hierarki, meleburkan kelompok dalam organisasi, menyediakan platform bagi karyawan untuk memberi nilai pada perusahaan dan mendorong perubahan, menawarkan forum yang akan menghargai pekerjaan mereka, serta memberikan kesadaran dan keselarasan organisasi yang lebih besar.
Meningkatkan keterlibatan karyawan
27 Mei 2013
Dalam survei Microsoft, 51% responden berkata bahwa mereka ingin lebih terlibat dalam pembuatan keputusan oleh perusahaan untuk menambah alat bantu dan teknologi. Karyawan ingin merasa bahwa pendapat mereka dipertimbangkan, pekerjaan mereka dihargai, dan mereka dapat berkontribusi pada keberhasilan perusahaan. Jaringan sosial perusahaan dapat meningkatkan keterlibatan karyawan dengan menyederhanakan hierarki, meleburkan kelompok dalam organisasi, menyediakan platform bagi karyawan untuk memberi nilai pada perusahaan dan mendorong perubahan, menawarkan forum yang akan menghargai pekerjaan mereka, serta memberikan kesadaran dan keselarasan organisasi yang lebih besar.

Sebagian orang mengaitkan “jaringan sosial” dengan mengobrol bersama teman dan memberitahukan makan siang mereka. Meskipun hal tersebut tentu terjadi di lingkungan sosial pribadi, namun jaringan sosial perusahaan memiliki kemampuan untuk mengubah cara karyawan berkomunikasi, berbagi informasi, dan menyelesaikan pekerjaan.
Kuncinya adalah dengan memulai dari proyek kecil, menggunakan jaringan sosial dalam cara bertarget yang dapat menghasilkan nilai langsung, lalu mengembangkan keberhasilan untuk memperluas penggunaannya. Pemimpin juga harus mendengarkan karyawan yang menggunakan teknologi untuk mengetahui alat bantu yang berfungsi dan tidak.