Manfaat analisis bisnis

Mengubah data menjadi laba bukan lagi hal yang hanya dapat dilakukan perusahaan besar. Dengan perangkat lunak yang relatif murah dan alat yang mudah dan dapat langsung digunakan, menarik data dan menganalisisnya — dengan tujuan menumbuhkan bisnis Anda—menjadi sangat mudah.  

Dengan kata lain, Anda masih dapat memahami data dan membuat analisis bisnis yang bermanfaat tanpa perlu terlalu memahami angka.  

Apa yang dimaksud analisis bisnis? 

Analisis bisnis adalah proses melihat dan menilai kekayaan data yang sudah dimiliki oleh perusahaan Anda dan menggunakannya untuk membuat keputusan berdasarkan data. Analisis bisnis lebih dari sekadar melihat angka untuk mengetahui apa yang terjadi, tetapi juga berupaya memberikan informasi tentang mengapa sesuatu terjadi, dan menyarankan langkah apa yang sebaiknya diambil. 

Apa manfaat menggunakan analisis bisnis?  

Hanya dalam beberapa tahun, implementasi analisis data semakin melonjak tinggi. Penerapan big data melonjak dari 17% pada 2015 menjadi 59% pada 2018, meningkat sebesar 42%. Namun demikian, survei terbaru juga menemukan bahwa banyak bisnis tidak memanfaatkan data yang sudah dimiliki. Antara 60% dan 73% persen dari semua data dalam suatu perusahaan tidak digunakan untuk analisis. Ini adalah angka yang mengejutkan jika kita menilik potensi keuntungan bagi usaha kecil.  

Berikut beberapa di antaranya:  

  • Menekan anggaran. Jika Anda seperti kebanyakan perusahaan kecil lainnya, anggaran pemasaran Anda sangat ketat. Menggunakan analisis bisnis membantu Anda memaksimalkan setiap sen dengan membantu Anda memahami pelanggan dengan lebih baik, mengantisipasi kebutuhan mereka yang berubah-ubah, memenangkan persaingan, serta menghasilkan produk dan ide inovatif ke pasar.  
  • Pengambilan keputusan yang lebih baik. Tidak tahu pasti cara menggunakan anggaran pemasaran? Atau kata kunci mana yang paling efektif? Bagaimana cara memprediksi produk apa yang paling laris manis selama musim liburan nanti? Analisis bisnis menggunakan data untuk menginformasikan keputusan dan meningkatkan keakuratan, efisiensi, dan waktu respons. 
  • Kemampuan untuk mengukur pencapaian terhadap tujuan secara keseluruhan. Analisis bisnis memberi Anda gambaran yang lebih jelas tentang tujuan dan sasaran. Dengan menggunakan visualisasi data, perusahaan dapat melacak kinerja mereka saat ini dan sebelumnya terhadap indikator kinerja utama (KPI), tujuan, dan sasaran. 
  • Selalu mengetahui situasi. Pemilik bisnis dan pemasar dapat menggunakan analitik untuk melacak tren, perilaku pelanggan, dan pergeseran pasar. Data ini memungkinkan Anda tetap mengatasi semua hal dan membuat perubahan dengan dinamis jika, dan ketika, data yang mendukung sudah menunjukkan waktunya. 
  • Membangun efisiensi. Dewasa ini, bisnis dapat mengumpulkan data dengan sangat cepat. Dengan analisis bisnis, Anda dapat mengidentifikasi perincian dalam proses atau kinerja hampir secara real-time, menghemat waktu, uang, dan sumber daya.  

Apa saja jenis dari analisis bisnis? 

Kita gambarkan analisis bisnis terjadi dalam tiga tahap yang berbeda: 

  • Analisis deskriptif. Menggali data dan menggunakan KPI untuk menunjukkan status bisnis Anda saat ini. Misalnya, informasi real-time tentang demografi, minat, atau perilaku pembelian pelanggan. Ini bisa berupa angka penjualan atau keuangan. Bisa juga berupa metrik sosial seperti jumlah suka pada Facebook, Tweet, atau pengikut yang Anda miliki. Analisis deskriptif tidak mencoba membentuk hubungan sebab akibat. Ini hanya berupa angka pasti.  
  • Analisis prediktif. Jenis analisis ini selangkah lebih maju. Analisis ini mencoba memprediksi tindakan di masa mendatang berdasarkan data riwayat tren. Berikut contohnya: 
    • Gunakan informasi lampau untuk mencari tahu jenis produk yang mungkin diminati pelanggan berdasarkan jumlahnya terakhir kali, dan apakah mereka cenderung membelinya lagi. 
    • Jika Anda memiliki anggaran terbatas untuk kampanye pemasaran dan tidak dapat menyediakan diskon bagi semua orang, berdasarkan analisis deskriptif, analisis prediktif dapat memaparkan informasi tentang pelanggan yang cenderung akan membeli produk Anda. 
  • Analisis perspektif. Bentuk analisis bisnis ini dapat menunjukkan tindakan terbaik dalam situasi tertentu. Sementara analisis deskriptif menunjukkan hal yang telah terjadi, dan analisis prediktif mencoba memprakirakan apa yang akan terjadi selanjutnya, preskriptif menggunakan informasi tersebut untuk memberi potensi solusi berdasarkan situasi yang serupa (data tahun demi tahun, musiman, peluncuran produk). Misalnya, penjualan tiket untuk pertunjukan saat musim liburan menurun dari penjualan tahun kemarin. Analisis preskriptif dapat menyarankan perlunya menurunkan harga atau menambah peningkatan kinerja sebagai tindak lanjutnya. 

Sumber daya analisis yang mudah digunakan untuk bisnis kecil 

  • Google Analytics. Google adalah raja dalam hal menganalisis dunia online, baik itu situs web maupun kehadiran sosial Anda. Namun, sebuah studi terkini menemukan bahwa tidak lebih dari 30% bisnis kecil yang menggunakan analisis situs web, pelacakan panggilan, atau kode kupon. Sekitar 18% bisnis kecil mengaku tidak melacak sama sekali. Di sinilah Google Analytics dapat berperan. Anda dapat menyinkronkan akun Google Anda (termasuk AdSense) untuk mendapatkan wawasan tentang ROI pada pemasaran, kampanye iklan, dan lainnya. Yang terpenting, Anda dapat mencoba versi dasar dengan gratis, yang cukup berguna untuk bisnis kecil Anda. Jika membutuhkan analisis mendalam, Anda dapat meningkatkan ke versi yang lebih lengkap. 
  • Perangkat lunak yang mudah digunakan. Dengan alat intuitif saat ini, analisis bisnis menjadi lebih mudah. Saat ini, ada banyak aplikasi dengan harga terjangkau — seperti Power BI — yang memungkinkan Anda mengubah data menjadi visual dengan mudah, lalu menganalisis dan membagikannya dengan kolega di perangkat apa pun, memberikan Anda wawasan terbaik. Selain itu, perangkat lunak seperti Visio memungkinkan Anda menyampaikan ide lewat diagram yang mudah dibaca yang dibuat dari berbagai sumber, termasuk data yang ada di Excel. 
  • Alat spreadsheet dan email bawaan. Anda mungkin sudah memiliki beberapa kemampuan pengumpulan data dasar. Banyak spreadsheet yang memiliki diagram dan grafik yang mudah dibaca yang akan membantu Anda memahami (dan menyajikan) data dengan lebih baik, lewat pemformatan, grafik mini, dan tabel, ditambah kemampuan untuk membuat prakiraan hanya dengan beberapa klik. Hal yang sama berlaku untuk email. Gunakan salah satu alat Customer Relationship Manager (CRM) yang ringan, dan Anda akan dapat dengan mudah mengelola data pelanggan, termasuk email, rapat, panggilan, catatan, tugas, penawaran, dan tenggat waktu di satu tempat. Data CRM dapat menyimpan informasi penting tentang operasi pemasaran, penjualan, dan pelanggan perusahaan Anda. 

Semua jenis bisnis dapat memanfaatkan penggunaan analisis bisnis. Apa pun alat yang Anda pilih, wawasan yang lebih baik tentang data Anda akan membantu Anda menggunakan anggaran, menyelesaikan tugas, dan mendapatkan informasi sebagai mana mestinya.  

Mulai menggunakan Microsoft 365

Office ini sama seperti yang Anda kenal, dengan alat yang mengoptimalkan kerja sama sehingga Anda dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan kapan pun, di mana pun.

Beli Sekarang
Konten terkait
Kelola bisnis saya

Indikator Kinerja Utama (Key performance indicators atau disingkat KPI): Apa yang dimaksud dengan KPI dan bagaimana cara menggunakannya

Baca selengkapnya
Kelola bisnis saya

T&J: Cara Molly Moon’s mengolah analitik data untuk melayani

Baca selengkapnya
Kelola bisnis saya

Bagaimana alat kecerdasan bisnis membantu perusahaan es krim favorit meraih keberhasilan

Baca selengkapnya

Ide dan Wawasan Bisnis bukan konsultan pajak atau keuangan profesional. Silakan hubungi profesional pajak atau keuangan Anda untuk mendiskusikan situasi.