8 cara agar berhasil memimpin tenaga kerja jarak jauh

Bagi sebagian besar orang, tenaga kerja jarak jauh yang semakin bertambah bukanlah hal yang mengherankan. Sejak beberapa tahun terakhir, pekerja kantor mulai meninggalkan meja kerjanya ke tempat yang cukup jauh, memungkinkan mereka bekerja di lingkungan yang lebih nyaman, dan sering kali, lebih produktif. Hal ini menjadi tren yang mungkin akan terus berkembang. Bahkan, menurut International Data Corporation (IDC), populasi pekerja jarak jauh di AS akan terus bertambah dari 96,2 juta di tahun 2015 menjadi 105,4 juta di tahun 2020. Kemudian, di akhir periode tersebut, IDC memperkirakan bahwa pekerja jarak jauh akan mencapai hampir tiga per empat (72,3 persen) total tenaga kerja AS.

Meskipun tenaga kerja jarak jauh sudah lama bermunculan, para manajer hingga saat ini masih berusaha mengimbangi dan mencoba berbagai cara untuk memimpin timnya, tidak hanya ketika mereka bekerja di satu ruangan, tetapi juga ketika berbeda kota, provinsi, atau bahkan negara. Untungnya, banyak organisasi yang kini telah bertahun-tahun menggunakan model tenaga kerja jarak jauh; dan teknologi pun sudah semakin maju sehingga memimpin tim jarak jauh tak lagi terasa begitu sulit. Tentu saja, keberhasilan Anda dalam memimpin akan sangat bergantung pada gaya pribadi, budaya perusahaan, dan anggota tim Anda, tetapi jika tidak tahu dari mana harus memulai atau ingin mencoba teknik dan teknologi baru, sebaiknya coba tips berikut ini yang sudah terbukti seiring waktu:

  1. Kelola hasil, bukan gaya. Karyawan jarak jauh biasanya memiliki gaya bekerjanya sendiri. Ada yang bekerja selama dua jam kemudian beristirahat untuk mengantar anak mereka ke sekolah atau melakukan hal lain, bekerja lagi empat jam, beristirahat, lalu bekerja lagi dua jam (atau lebih), sementara lainnya tetap sesuai jam kerja kantor pada umumnya. Jadi, daripada menentukan cara karyawan melakukan pekerjaan mereka, fokuslah pada kualitas pekerjaan; apakah tenggat waktu terpenuhi, dan apakah mereka dapat mengambil keputusan dengan baik, dll.
  2. Dorong kerja sama tim. Bekerja jauh dari kolega mungkin membuat mereka merasa bekerja sendiri, jadi, lakukan sesuatu yang mendorong anggota tim untuk saling bekerja sama. Dengan demikian, staf akan merasa lebih terhubung satu sama lain dan departemen Anda juga dapat memperoleh manfaat dari ide yang disampaikan dan komunikasi yang baik antar anggotanya.
  3. Berkomunikasi. Dalam hal ini, Anda tidak mungkin menghampiri meja rekan kerja atau meminum kopi di ruang istirahat. Oleh karena itu, manajer harus mengambil inisiatif untuk membangun hubungan dengan timnya. Lakukan panggilan kerja setiap satu atau dua minggu untuk membantu Anda menangani proyek selanjutnya, masalah kinerja, dll. Terkadang, pesan singkat atau percakapan email (yang mungkin terkait dengan pekerjaan atau tidak) juga dapat menjadi cara terbaik untuk tetap terhubung. Apa pun pendekatan yang digunakan, lakukan komunikasi dengan jelas sesuai gaya kepribadian Anda. Karena untuk membangun dan mengelola tim, semua orang harus benar-benar tahu dengan siapa mereka bekerja.
  1. Selenggarakan rapat web (dengan video). Dengan melakukan panggilan video dan membagikan agenda, presentasi, dsb., tim tidak hanya dapat melihat dan mengenali satu sama lain, tetapi juga dapat melihat desktop penyaji dan gambaran yang jelas tentang informasi yang sedang dibahas.
  2. Sediakan teknologi yang tepat. Salah satu cara untuk menjadi manajer yang baik adalah memastikan bahwa anggota tim memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk bekerja secara efisien. Bekerja secara jarak jauh berarti tenaga kerja Anda juga memerlukan teknologi yang tepat. Saat meninjau opsi yang ada, carilah perangkat lunak yang mengamankan dan memudahkan proses berbagi file; berfungsi di berbagai perangkat termasuk laptop, desktop, tablet, dan ponsel; serta memungkinkan mereka untuk bekerja sama pada dokumen. Dengan demikian, semua orang akan memiliki akses ke alat yang sama, Anda dapat meminimalkan masalah kompatibilitas, dan kolaborasi pun akan berhasil.
  3. Beri mereka alasan yang tepat. Pekerja jarak jauh mungkin merasa tidak selaras dengan tujuan organisasi dan tidak paham betul tentang kesesuaian peran mereka bagi pekerjaan. Dengan menjelaskan visi dan tujuan perusahaan serta peran kinerja mereka pada kesuksesan organisasi, tim Anda pun akan merasa lebih terhubung dengan perusahaan tempatnya bekerja. Hasilnya, mereka akan lebih bersemangat untuk mencapai tujuan bersama dan menjadi anggota tim yang produktif.
  4. Jadilah inklusif dan berikan pujian. Untuk pelatihan, pujian atas pekerjaan yang dilakukan dengan baik, dan perayaan, karyawan di luar kantor sering kali tidak diikutsertakan atau dilupakan, yang kemudian akan berdampak pada loyalitas dan hubungan mereka. Ketika mengelola tim pekerja jarak jauh, pastikan bahwa mereka juga berkesempatan untuk menerima pelatihan serta pujian atas pekerjaan yang dilakukan dengan baik seperti yang Anda berikan kepada pekerja di kantor. Untuk perayaan dan acara tim, jika anggota tim jarak jauh tidak dapat menghadirinya, pertimbangkan untuk memberi mereka hadiah kecil atau jam istirahat tambahan dalam seminggu. Mungkin ini hanyalah hal kecil, tetapi dapat membuat mereka merasa dihargai.
  5. Seimbangkan kehidupan pribadi dan kerja. Bagi pekerja jarak jauh, sangatlah mungkin untuk terlalu fokus pada proyek atau merasa ingin bekerja sedikit lagi sebelum berhenti. Namun, pekerjaan rumah, pasangan, anak, peliharaan, dll. juga terkadang mengalihkan perhatian. Kuncinya adalah, seimbangkan keduanya. Ketika mengarahkan pekerja jarak jauh, sampaikan kepada mereka tentang perlunya mengatur jadwal dan menyiapkan ruangan khusus untuk bekerja. Dengan demikian, ketika jam kerja berakhir, mereka pun tidak akan lupa waktu untuk berhenti bekerja. Hal ini membantu mereka untuk beristirahat dan terbebas dari beban pikiran agar dapat bekerja kembali dengan kepala yang jernih dan pemikiran baru keesokan harinya.

Terakhir, seperti hal lain pada umumnya, Anda harus bertindak sekaligus memberikan contoh. Dengan pendekatan yang proaktif dan transparan dalam bekerja, menyediakan waktu untuk tim, dan sering berkomunikasi dengan staf dalam berbagai cara, mereka akan merasa bahwa Anda tidak hanya dapat diandalkan, tetapi juga dapat dipercaya. Mereka akan melihat dan mengikuti cara Anda memandu tim, yang kemudian akan membantu terciptanya lingkungan virtual yang mendukung dan kondusif untuk produktivitas jarak jauh dan pekerjaan yang memuaskan.

Tentang penulis

The Microsoft 365 team is focused on sharing resources to help you start, run, and grow your business.

Mulai menggunakan Microsoft 365

Office ini sama seperti yang Anda kenal, dengan alat yang mengoptimalkan kerja sama sehingga Anda dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan kapan pun, di mana pun.

Beli Sekarang
Konten terkait
Manage my business

Mudahnya mengelola tim jarak jauh dengan alat kolaborasi ini

Baca selengkapnya

Pusat Pertumbuhan Bisnis bukan konsultan pajak atau keuangan profesional. Silakan hubungi profesional pajak atau keuangan Anda untuk mendiskusikan situasi.