Panduan ringkas penyusunan diagram dan model database UML

Unified Modeling Language (UML) tidak hanya memiliki peran penting dalam pengembangan perangkat lunak, namun juga dalam sistem non-perangkat lunak di berbagai industri, karena memiliki metode untuk menampilkan secara visual perilaku dan struktur suatu sistem atau proses. UML membantu menjelaskan potensi kesalahan dalam struktur aplikasi, perilaku sistem, dan proses bisnis lainnya.  

Mengapa UML? 

UML hadir pertama kali di tahun 1990-an berkat tiga orang perekayasa perangkat lunak—Grady Booch, Ivar Jacobson, dan James Rumbaugh—dilatari keinginan untuk mengembangkan cara yang paling luwes untuk merepresentasikan pengembangan perangkat lunak yang semakin kompleks, sekaligus memisahkan antara metodologi dan proses. Saat ini, UML masih merupakan notasi menuju standar bagi pengembang, serta manajer proyek, pemilik bisnis, wirausaha teknologi, dan profesional di seluruh industri. 

Apa keunggulan dari UML? 

  • Menyederhanakan kompleksitas 
  • Membuka saluran komunikasi 
  • Mengotomatiskan pembuatan perangkat lunak dan proses  
  • Membantu menyelesaikan masalah arsitektural yang persisten 
  • Meningkatkan kualitas kerja 
  • Mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan mulai dari perancangan hingga produk dipasarkan 

Tipe diagram UML  

Ada dua tipe diagram UML yang utama: diagram struktur dan diagram perilaku (dan dalam kategori tersebut terdapat beberapa lainnya). Variasi ini tersedia untuk merepresentasikan sejumlah tipe skenario dan diagram yang digunakan oleh beberapa tipe pengguna. 

Mulai dari pelanggan dan manajer proyek hingga penulis teknik, desainer, analis, pemrogram, dan QA, penguji, setiap peran akan mempergunakan diagram yang spesifik untuk menyesuaikan dengan kebutuhan mereka. Itu berarti setiap tata letak membutuhkan fokus dan level detail yang berbeda. Tujuannya adalah agar UML dapat memvisualisasikan diagram cepat yang mudah dipahami oleh siapa saja.  

diagram UML dasar
Contoh diagram urutan UML dasar. Template tersedia untuk diunduh

Mari kita lihat lebih dekat: 

Diagram struktur 

Diagram struktur menggambarkan struktur statik suatu perangkat lunak atau sistem, dan menunjukkan level abstraksi dan implementasi yang berbeda. Hal ini berguna untuk membantu Anda memvisualisasikan berbagai struktur yang membangun sistem, seperti database atau aplikasi. Struktur ini menunjukkan hierarki berbagai komponen atau modul serta bagaimana masing-masing terhubung dan berinteraksi satu sama lain. Alat bantu ini menawarkan panduan dan memastikan bahwa semua bagian sistem berfungsi sebagaimana peruntukannya dalam hubungannya dengan seluruh bagian lainnya. 

Diagram perilaku 

Fokus di sini adalah mengenai aspek dinamik dari sistem atau proses perangkat lunak. Diagram ini menunjukkan fungsionalitas sistem dan menekankan pada apa yang mesti terjadi pada sistem yang dimodelkan.  

Mari kita lihat lebih dekat berbagai tipe diagram UML yang termasuk dalam masing-masing kategori: 

1. Diagram UML struktural 

  • Diagram kelas. Diagram ini, tipe yang paling umum dalam pengembangan perangkat lunak, digunakan untuk menggambarkan desain logik dan fisik suatu sistem dan menunjukkan kelasnya. Diagram ini mirip dengan diagram alir karena setiap kelas digambarkan dengan kotak. Diagram ini menawarkan visual dari kelas-kelas yang berbeda dan keterkaitannya satu sama lain, dan setiap kelas memiliki tiga kompartemen: 
  • Bagian atas: nama kelas 
  • Bagian tengah: atribut kelas 
  • Bagian bawah: metode dan operasi kelas 
Diagram antarmuka kelas UML
Contoh diagram antarmuka kelas UML. Template tersedia untuk diunduh.
  • Diagram objek. Diagram ini kerap digunakan sebagai cara untuk memeriksa kembali keakuratan diagram kelas. Dengan kata lain, apakah diagram akan bekerja dengan benar pada praktiknya? Diagram menunjukkan objek sistem dan hubungannya, serta menawarkan gambaran kemungkinan aliran desain yang lebih baik yang membutuhkan perbaikan. 
  • Diagram komponen. Dikenal juga sebagai diagram alur komponen, menampilkan pengelompokan elemen logis dan hubungan mereka. Dengan kata lain, diagram ini memberikan tampilan yang lebih sederhana dari sistem yang kompleks dengan memecahnya menjadi komponen yang lebih kecil. Masing-masing item ditampilkan dengan kotak segi empat, berisi nama komponen di dalamnya. Konektor menentukan hubungan/ketergantungan antara komponen yang berbeda. 
  • Diagram struktur komposit. Diagram ini jarang digunakan oleh orang di luar bidang pengembangan perangkat lunak. Mengapa? Meskipun serupa dengan diagram kelas, diagram ini menggali lebih dalam, menggambarkan struktur internal beberapa kelas, dan menampilkan interaksi antara kelas tersebut. Kecuali Anda seorang pengembang, tampilan level atas kemungkinan sudah memberikan informasi yang memadai. 
  • Diagram penyebaran. Diagram ini menampilkan komponen perangkat keras (node) dan perangkat lunak (artefak) serta hubungannya. Diagram ini menawarkan gambaran visual dari tempat tepatnya setiap komponen perangkat lunak disebarkan. 
  • Diagram paket. Diagram ini digunakan untuk mengambarkan perbedaan antara paket yang membentuk sebuah model. Tujuan utamanya adalah untuk menampilkan hubungan antara berbagai komponen besar yang membentuk sistem yang kompleks. 
  • Diagram profil. Diagram ini tidak tampak seperti sebuah diagram dan lebih tampak seperti sebuah bahasa. Diagram profil membantu membuat properti dan semantik baru untuk diagram UML dengan menentukan stereotip khusus, nilai dan pembatas yang ditandai. Profil ini memungkinkan Anda menyesuaikan metamodel UML untuk platform yang berbeda (misalnya, Java Platform, Enterprise Edition (Java EE), atau Microsoft .NET Framework) dan domain (misalnya, pemodelan proses bisnis, arsitektur berorientasi layanan, aplikasi medis, dan lainya). 

2. Diagram UML perilaku: 

  • Diagram aktivitas. Diagram ini menggambarkan proses langkah demi langkah dengan awal dan akhir yang jelas. Diagram ini merupakan serangkaian aktivitas yang harus terjadi untuk mencapai tujuan. Diagram menunjukkan bagaimana masing-masing aktivitas mengarah ke aktivitas berikutnya dan bagaimana mereka semua terhubung. Selain pengembangan perangkat lunak, diagram ini dapat digunakan hampir di setiap lingkungan bisnis. Diagram ini juga disebut sebagai pemetaan atau pemodelan proses bisnis. 
Diagram use-case UML
Contoh diagram use-case UML dasar. Template tersedia untuk download.
  • Diagram use-case. Diagram ini menggambarkan apa yang dilakukan sistem tetapi tidak bagaimana melakukannya. Use-case adalah serangkaian kejadian yang terjadi ketika “aktor” menggunakan sistem untuk menyelesaikan proses. Aktor didefinisikan sebagai siapa pun atau apa pun yang berinteraksi dengan sistem (orang, organisasi, atau aplikasi) dari luar sistem. Sehingga, diagram use-case secara visual menggambarkan rangkaian urutan tersebut dan menunjukkan persyaratan fungsional sistem tersebut. 
  • Diagram ikhtisar interaksi. Diagram yang sering kali kompleks ini serupa dengan diagram aktivitas karena keduanya menunjukkan urutan aktivitas langkah demi langkah. Tetapi diagram ikhtisar interaksi adalah diagram aktivitas yang terbuat dari beberapa diagram interaksi. Diagram-diagram ini menggunakan anotasi yang sama dengan diagram aktivitas (awal, final, keputusan, gabung, fork, dan gabung node) dengan tambahan elemen seperti interaksi, use interaksi, batasan waktu, dan batasan durasi.. 
  • Diagram waktu. Apabila waktu menjadi hal utama, diagram UML ini digunakan. Dikenal juga sebagai diagram urutan atau kejadian, diagram ini tidak menunjukkan bagaimana objek berinteraksi atau saling mengubah. Secara fungsional, diagram ini menunjukkan bagaimana perilaku objek dan aktor dalam periode waktu tertentu. Hal yang menjadi fokus di sini adalah berapa lama kejadian berlangsung dan perubahan yang terjadi tergantung pada batasan durasi. Bagian utama dari diagram waktu mencakup: 
    • Garis hidup: peserta individual 
    • Lini waktu status: berbagai status yang dilalui lini waktu dalam saluran 
    • Batasan durasi: lama waktu yang diperlukan agar batasan terpenuhi 
    • Batasan waktu: waktu yang diperlukan sesuatu untuk dipenuhi oleh peserta 
    • Kejadian destruktif: apabila garis hidup objek berakhir. Tidak ada kejadian yang akan muncul setelah kejadian destruktif di garis hidup. 
  • Diagram state machine. Disebut juga sebagai diagram keadaan, diagram ini berlaku ketika perilaku objek kompleks, dan detail menjadi intisarinya. Diagram ini membantu menggambarkan perilaku suatu objek (atau terkadang operator) dan bagaimana perubahannya berdasarkan kejadian internal dan eksternal. 
  • Diagram urutan. Diagram yang secara visual tampak menarik ini, populer bahkan di luar komunitas desain, bagus untuk menampilkan semua jenis proses bisnis. Diagram ini hanya mengungkapkan struktur sistem, menunjukkan urutan pesan dan interaksi antara aktor dan objek secara kronologis. Diagram urutan menunjukkan iterasi dan pencabangan yang sederhana. Diagram ini cocok untuk menjalankan tugas ganda. 
  • Diagram komunikasi. Diagram komunikasi atau kolaborasi serupa dengan diagram urutan. Namun, diagram ini menekankan komunikasi antara objek. Diagram ini menunjukkan organisasi objek yang berpartisipasi dalam sebuan interaksi dan menampilkan iterasi dan pencabangan yang lebih kompleks. 

Model database  

UML juga semakin populer sebagai notasi untuk pemodelan database. Model ini adalah alat visual yang cocok untuk brainstorming, pembuatan diagram bentuk bebas, dan berkolaborasi mengenai suatu gagasan.  

Meskipun UML tidak memiliki spesifikasi untuk pemodelan, UML dapat menjadi alat berguna untuk pembuatan diagram, terutama karena data dari database dapat digunakan dalam pemrograman berorientasi objek.  

Mari kita lihat beberapa jenis model database yang dapat Anda buat: 

  • Model database hierarki. Model ini lama tapi bagus, data model ini disusun dalam struktur seperti pohon. Pohon ini terdiri dari beberapa kelompok yang disebut segmen. Model ini menggunakan banyak hubungan. Akses data juga dapat ditebak. 
  • Model jaringan. Model ini berbentuk grafik, di mana tipe hubungan adalah kurva, dan tipe objek adalah node. Tidak seperti model database lainnya, skema model jaringan tidak terbatas sebagai kisi atau hierarki. 
  • Model database berorientasi objek. Model ini menggunakan pengumpulan objek, atau elemen perangkat lunak yang dapat digunakan kembali, dengan fitur dan metode terkait. Sebagai contoh, database multimedia dapat memiliki gambar yang tidak dapat disimpan di database relasional. Atau database hiperteks memungkinkan untuk ditautkan ke objek lain. 
  • Model relational. Di sini, data disusun menggunakan relasional, atau struktur matematika seperti kisi yang memiliki kolom dan baris. Pada dasarnya model ini adalah sebuah tabel. 
  • Model objek-relasional. Seperti namanya, model ini adalah gabungan dari kedua model yang disebutkan di atas. Model ini mendukung objek, kelas, turunan, dan elemen berorientasi objek lainnya, tetap juga mendukung jenis data, struktur berbentuk tabel, dan lainnya–seperti dalam model data relasional. 
  • Model hubungan entitas. Model ini terdiri dari jenis entitas (orang, tempat, atau benda). Model ini menunjukkan hubungan yang mungkin ada di antaranya. Dengan menentukan entitas, atributnya, dan menunjukkan hubungan di antaranya, diagram ER menggambarkan struktur database logis. 
  • Model dokumen. Model ini didesain untuk menyimpan dan mengelola dokumen atau data semi terstruktur, dan bukan data atomik. Model ini memiliki struktur pohon yang setiap nodenya adalah objek yang mewakili bagian dari dokumen. 
  • Model entitas-atribut-nilai. EAV atau model skema terbuka, data dicatat sebagai tiga kolom:  
  1. Entitas (apa yang dijelaskan)  
  2. Atribut atau parameter (misalnya, nama, deskripsi, jenis data) 
  3. Nilai atribut. 
  • Skema bintang. Skema ini adalah versi paling sederhana dari model dimensional, dalam skema ini data disusun dalam dimensi dan fakta. Skema ini digunakan dalam intelegensi bisnis dan gudang data, karena sesuai untuk menanyakan rangkaian data besar. 

Menyederhanakan dengan perangkat lunak 

Baik Anda membuat model database atau diagram UML, menggunakan alat perangkat lunak menyederhanakan dan meningkatkan proses. Pastikan untuk memilih salah satu yang memungkinkan Anda: 

  • Membuat diagram profesional dengan templat siap pakai dan ribuan bentuk dalam ekosistem konten yang memenuhi standar industri seperti UML 2.5, tetapi juga BPMN 2.0 dan IEEE. 
  • Menghidupkan diagram dengan overlay data, ikon, warna, dan grafis untuk membuat data lebih mudah dicerna, termasuk visualisasi data Excel satu langkah. 
  • Berkolaborasi dengan orang lain menggunakan pembuatan bersama, komentar, dan anotasi. 
  • Menyampaikan satu versi kebenaran dan mengakses diagram hampir dari mana saja dalam browser atau aplikasi perangkat. 

Dalam pengembangan perangkat lunak dan sistem non-perangkat lunak di banyak industri, menggunakan diagram UML visual dapat berperan penting dalam kesuksesan membangun proses dan struktur perilaku. Pelajari tentang membuat diagram UML dengan perangkat lunak  dengan panduan langkah demi langkah ini .  

Mulai menggunakan Visio

Visualkan dan sampaikan ide, informasi, dan proses hampir dari mana saja, di perangkat apa pun, dengan Visio.

Beli Sekarang
Konten terkait
Productivity

Membuat garis waktu proyek yang lebih akurat dengan 7 langkah berikut

Baca selengkapnya
Productivity

Panduan manajemen proyek untuk pemula

Baca selengkapnya
Productivity

Panduan pemula untuk menggunakan BPMN dalam bisnis harian Anda

Baca selengkapnya
Productivity

Bagaimana cara memilih diagram yang paling efektif

Baca selengkapnya

Ide dan Wawasan Bisnis bukan konsultan pajak atau keuangan profesional. Silakan hubungi profesional pajak atau keuangan Anda untuk mendiskusikan situasi.